Kamis, 22 Mei 2014

 myotome adalah kelompok otot yang saraf tulang belakang akar innervates tunggal. 
Pembangunan
Setiap myotome terbagi menjadi dorsal epaxial bagian dan ventral hypaxialbagian. Para myoblasts dari divisi hypaxial membentuk otot-otot dada dan dinding anterior abdomen. Massa otot epaxial kehilangan karakter segmental untuk membentuk ekstensor otot-otot leher dan batang mamalia. Pada ikan, salamander, caecilian, dan reptil, otot-otot tubuh tetap tersegmentasi seperti dalam embrio, meskipun sering menjadi dilipat dan tumpang tindih, dengan massa epaxial dan hypaxial dibagi menjadi beberapa kelompok otot yang berbeda.
Fungsi 
Setiap otot di tubuh disuplai oleh satu atau lebih level atau segmen dari sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang yang sesuai dengan mereka. Sekelompok otot dipersarafi oleh serabut motorik dari akar saraf tunggal dikenal sebagai myotome a. 
 Daftar miotom 
Myotome distribusi ekstremitas atas dan bawah adalah sebagai berikut; 
·         C1 / C2 : fleksi leher / ekstensi
·         C3 : leher fleksi lateral
·         C4 : elevasi bahu
·         C5 : bahu penculikan
·         C6 : siku fleksi / ekstensi pergelangan tangan
·         C7 : ekstensi siku / pergelangan tangan fleksi
·         C8 : jempol ekstensi
·         T1 : jari penculikan
·         L2 : hip fleksi
·         L3 : ekstensi lutut
·         L4 : pergelangan kaki dorsi-fleksi
·         L5 : ekstensi ibu jari kaki
·         S1 : pergelangan kaki plantar-flexion/ankle ekstensi eversi / hip
·         S2 : fleksi lutut
·         S3 - S4 : mengedipkan mata
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhg24etAUbIYRvdpJish1cqw1htGbIXrzuH8KJI5Yx43lvAp6YV4pLCzqBuxORZwtA5uWdQ3M_FvwewPDMQEK7f0PMMQlOh_YEBoCpvc1u8TKRwEUnVsO9M4DmJi8oWwZCjXjjNfnq5_Bc/s1600/Slide2.JPG
Dermatom adalah area kulit yang dipersarafi terutama oleh satu saraf spinalis. Ada 8 saraf servikal, 12 saraf torakal, 5 saraf lumbal dan 5 saraf sakral. Masing masing saraf menyampaikan rangsangan dari kulit yang dipersarafinya ke otak.

Pembagian Dermatom Tubuh

·         C2 - posterior half of the skull cap
·         C3 - area correlating to a high turtle neck shirt
·         C4 - area correlating to a low-collar shirt
·         C6 - (radial nerve) 1st digit (thumb)
·         C7 - (median nerve) 2nd and 3rd digit
·         C8 - (ulnar nerve) 4th and 5th digit, also the funny bone
·         T4 - nipples.
·         T5 - Inframammary fold.
·         T6/T7 - xiphoid process.
·         T10 - umbilicus (important for early appendicitis pain)
·         T12 - pubic bone area.
·         L1 - inguinal ligament
·         L4 - includes the knee caps
·         S2/S3 - genitalia 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQqg-7Bm4fupDdqYjYAUehdVnLMKE5xS5EFGvAx5G5hp965Lyh99W_FXdVEv6cL3WM3DFtZo3DQm93pFAdpv69ZYdCPkWyUBAjXVd0OlLUJvyz46bNNF00KjILv6DbVleK38O_OTIbknA/s1600/424px-dermatomssvg.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjD4c5vWdeCCSdNWY1iNg_CpYz9mCj9tTbQ3mLD6UxCePWmPFF_93BUDx_bsFefOYOZyxIheu6fHpnOj_GtNrMs_yCaTetWVM30ds-gCMmSdeJEhe25duFzy3wsyl16X3WJL43gnPjrvz4/s1600/06-4+Radiculopathy.jpg




Rabu, 08 Januari 2014

puisi

Bintang jatuh


Kuarasakan hempasan angin yang menerpa wajahku
saat ku tahu engkau bersinar
kurasakan bisikan hati
saat ku tahu engkau bergerak
         

                            
                             Kurasakan debaran hati
                             saat ku tahu engkau akan jatuh
                             kurasakan rindu yang mendalam
                             saat ku tahu engkau cepat berlalu

Selasa, 12 November 2013

asuhan fisioterapi

Anamnesis
¡  Nama pasien    : I wayan widya
¡  Usia                 : 20thn
¡  Jenis kelamin   :  laki laki
¡  Alamat                        : br. Tebesaya ubud
¡  Pekerjaan         : atlet bulu tangkis
¡  Gejala keluhan:
§  aspek lateral bahu menjadi datar bukannya membulat dan dapat teraba depresi yang dalam antara caput humeri dan acromion di lateral.
 gerakan yang terbatas
 rasa nyeri yang hebat bila bahu digerakkan.
Lengan menjadi kaku dan siku agak terdorong menjauhi sumbu tubuh
Korban mengendong tangan yang sakit dengan yang lain
 Korban tidak bisa memegang bahu yang berlawanan
q  Penyakit yang pernah dialami                         : tidak ada
q  Pengobatan yang pernah dilakukan                : tidak ada
q  Penggunaan obat                                             : tidak ada
Assesment
Ø  Observasi : di bagian depan tulang bahu nampak ada cekungan ke dalam
Ø  Quick test
Ø  fleksi aktif : normal
Ø  Ekstensi aktif : normal
Ø  Abduksi – elevasi shoulder : timbul rasa nyeri
Ø  Test gerak pasif
Ø  Fleksi : normal
Ø  Ekstensi : normal
Ø  Rotasi : timbul rasa nyeri
Ø  Test isomerik melawan tahanan :
Ø  Fleksi   : normal         
Ø  Ekstensi : normal
Ø  Rotasi kanan   :  timbul rasa nyeri
Ø  Rotasi kiri : timbul rasa nyeri
Diagnosa
n  Anamnesa
u Riwayat trauma hebat
u Nyeri hebat :
■      Spasme otot sekitar sendi
■      Ransangan cairan sendi
■      Terjepit saraf
n  Pemeriksaan
u Deformitas (Perobahan bentuk sendi)
u Disfungsi  àSendi tak bisa digerakkan
n  Radiologis : Rontgen Foto, CT Scan

PLANING
- Jangka pendek
a. Mengurangi Nyeri gerak
b. Meningkatkan ROM
c. Meningkatkan kekuatan otot
d. Meningkatkan fungsi ADL
e. Memperbaiki power,endurance dan persiapan aktivitas normal

- Jangka panjang
Meningkatkan aktifitas fisik dan kemampuan fungsional pasien.

Intervensi
¡  Penanganan
n  Reduction, as quickly and gently as possible
n  Tertutup atau Terbuka
1.      Tarikan langsung
1.      Teknik Traksi & Teknik kounter traksi
2.      Teknik Hippokrates
2.      Reposisi sesuai arah trauma
1.      Teknik Stimson (Gravitasi),
2.      Teknik Milch

3.      Teknik  Kocher   

asuhan fisioterapi

Anamnesis
¡  Nama pasien    : I wayan widya
¡  Usia                 : 20thn
¡  Jenis kelamin   :  laki laki
¡  Alamat                        : br. Tebesaya ubud
¡  Pekerjaan         : atlet bulu tangkis
¡  Gejala keluhan:
§  aspek lateral bahu menjadi datar bukannya membulat dan dapat teraba depresi yang dalam antara caput humeri dan acromion di lateral.
 gerakan yang terbatas
 rasa nyeri yang hebat bila bahu digerakkan.
Lengan menjadi kaku dan siku agak terdorong menjauhi sumbu tubuh
Korban mengendong tangan yang sakit dengan yang lain
 Korban tidak bisa memegang bahu yang berlawanan
q  Penyakit yang pernah dialami                         : tidak ada
q  Pengobatan yang pernah dilakukan                : tidak ada
q  Penggunaan obat                                             : tidak ada
Assesment
Ø  Observasi : di bagian depan tulang bahu nampak ada cekungan ke dalam
Ø  Quick test
Ø  fleksi aktif : normal
Ø  Ekstensi aktif : normal
Ø  Abduksi – elevasi shoulder : timbul rasa nyeri
Ø  Test gerak pasif
Ø  Fleksi : normal
Ø  Ekstensi : normal
Ø  Rotasi : timbul rasa nyeri
Ø  Test isomerik melawan tahanan :
Ø  Fleksi   : normal         
Ø  Ekstensi : normal
Ø  Rotasi kanan   :  timbul rasa nyeri
Ø  Rotasi kiri : timbul rasa nyeri
Diagnosa
n  Anamnesa
u Riwayat trauma hebat
u Nyeri hebat :
■      Spasme otot sekitar sendi
■      Ransangan cairan sendi
■      Terjepit saraf
n  Pemeriksaan
u Deformitas (Perobahan bentuk sendi)
u Disfungsi  àSendi tak bisa digerakkan
n  Radiologis : Rontgen Foto, CT Scan

PLANING
- Jangka pendek
a. Mengurangi Nyeri gerak
b. Meningkatkan ROM
c. Meningkatkan kekuatan otot
d. Meningkatkan fungsi ADL
e. Memperbaiki power,endurance dan persiapan aktivitas normal

- Jangka panjang
Meningkatkan aktifitas fisik dan kemampuan fungsional pasien.

Intervensi
¡  Penanganan
n  Reduction, as quickly and gently as possible
n  Tertutup atau Terbuka
1.      Tarikan langsung
1.      Teknik Traksi & Teknik kounter traksi
2.      Teknik Hippokrates
2.      Reposisi sesuai arah trauma
1.      Teknik Stimson (Gravitasi),
2.      Teknik Milch

3.      Teknik  Kocher